Iklan Tayang Selamanya
📢 Promo hari ini pasang iklan di internet murah 🚀 Buruan sebar iklan massal murah ke 1.000 website, hanya 150 ribu! 👉 Posting iklan di website Iklan Maluku ini hanya Rp10.000 rupiah iklan tampil selamanya, hubungi Kami! 🎯 Jangan sungkan untuk kerjasama lainnya, hubungi Kami! 💥 Posting iklan di 50 website! dikerjakan manual ada Diskon besar !!!
setidaknya satu iklan mu harus ada di jaringan iklan unikbaca.com ini, agar pengunjung
atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha mu, posting iklan di sini murah biaya nya
🎁 Promo DISKON hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web!

thumbnail

Teori Komunikator (Manusia Sebagai Pelakunya)

Pemeran utama dalam proses komunikasi adalah manusia. Sebagai psikolog, kita memandang komunikasi justru pada perilaku manusia komunikan (JalaludinRahmat, 1994).

Kosep Tentang Manusia

  • Teori Psikoanalisis
  1. Tokoh Utamanya Adalah Sigmun Freud
  2. Manusia adalah Homo Volens, yaitu Makhluk yang berkeinginan
  3. Perilaku manusia merupakan interaksi dari tiga sub sistem kepribadian yang meliputi: Id (komponenbiologis) , Ego (komponenpsikologis), Superego (komponensosial).
  4. Id  dansuperego ada dalam alam bawah sadar manusia dan sering memunculkan ketegangan pada diri individu. Ego berada ditengan-tengah antara Id dan superego. Ada dua kemungkinan yang dilakukan ego: (1) menyerah pada Id  sehinggamenerima hukuman superego dalam bentuk rasa bersalah, (2) membuat pertahanan ego dengan mendistorsi realitas secara rasional.

  • Teori Behaviorisme (Learning Theory) 
  1. Tokoh Utamanya adalah J.B Watson
  2. Manusia adalah makhluk yang Homo Mechanicus, Yaitu makhluk yang mekanistis
  3. Teori ini lahir sebagai reaksi dari introspeksionisme yang subyektif dan psikoanalisisyang mengakui adanya alam bawah sadar pada individu. Teori ini ingin manganalisa hanya perilaku yang nampak, terukur, dan dapat diramalkan.
  4. Organisme dilahirkan tanpasifat2 sosial maupun psikologis. Perilaku adalah hasil pengalaman dan digerakkan/dimotivasi oleh kebutuhan untuk memperbanyak kesenangan dan mengurangi penderitaan.

  • Teori Kognitif (Cognitif Theory)
  1. Tokoh utamanya adalah Lewin
  2. Manusia adalah homo Sapiens: makhluk yang berpikir.
  3. Perilaku manusia bukan sekedar respon padastimuli. Perilaku manusia adalah produk dari gaya psikologis (ruang hayat/life space)yang mempengaruhi individu secara spontan.
  4. Singkatnya, perilaku manusia bisadirumuskan sebagai berikut: B = f (P, E)
    B  : behavior
    P  : person (dengan life space masing-masing)
            E  : environment 
  5. Dalam teori kognitif  munculkonsep ketegangan(tension): suasana kejiwaan yang terjadi ketika hubungan  psikologisbelum terpenuhi/belum sesuai yang diharapkan.
  6. Konsep tension juga memunculkan teoridisonansikognitif(Leon Festinger): pada saat individu menjumpai disonansi (ketidaksesuaian) antara dua kognisi (pengetahuan) yang berbeda, maka individu akan mencari informasi yang bisa mengurangi disonansi dan menghindari informasiyang  bisamenambah disonansi.
  7. Konsep tension memunculkan teorikonsistensikognitif(Fritz Heider, Leon Festinger, Abelson): manusia adalah pencari konsistensi kognitif (the person as consistency seeker) yang selalu menjaga keajegan dalamsistemkepercayaan yang dimilikinya, dan keajegan hubungan antara sistemkepercayaanyang dimilikidengan perilakunya.
  8. Awal tahun70-an teori disonansi kognitif dikritik oleh teori pengolah informasi (the person as information processor). à perilaku manusia merupakan produk dari strategi pengolahan informasi yang rasional, yang mengarahkan penyandian, penyimpanan, dan pemanggilan informasi.à manusia adalah individu yang memecahkan masalahnya secara sadar.
  9. Sebenarnya (jika begitu) manusia itu miskin kognitif  (the person as cognitive miser).
  10. Kenyataannya manusia tidaklah selalu rasional. à seringkali manusia menilai sesuatu berdasarkan informasi yang tidak lengkap sehingga akan menggunakan prakonsepsiyang menggunakanprinsip2 umum/dalil2 kognitif (cognitive heuristic).

Konsep Psikologi Humanistik

  1. Manusia bukanlah sekedar makhluk yang berpikir, manusia adalah makhlukyang senantiasa mencari identitas dan selalu berusaha menemukan apayang didambakannya.
  2. Manusia memiliki aspek-aspek positif yang diantaranya berkaitan dengan cinta, kreatifitas, nilai, makna, pertumbuhan pribadi.
  3. Psikologi humanistik bukanlah sekedar studi mengenai makhluk manusia. Namun psikologi humanistik adalah studi mengenai bagaimana menjadi manusia.
  4. Psikologi humanistik berkembangng dari dua pandangan besar mengenai manusia: fenomenologi dan eksistensialisme.
  5. Pengalaman subyektif setiap orang akan dikomunikasikan kepada orang lain dalam suatu proses intersubyektifitas. àuntuk memahami maknasubyektifandamaka akuharus menggambarkanaruskesadaranandamengalir berdampingan dengan aruskesadaranakuàAku menafsirkan dan membentuk tindakanintensionalandapada saat anda memilih kata-kata yang digunakannya.
  6. Fenomenologi memahami bahwa manusia itu hidup dalamdunia kehidupan” yang dipersepsi dan diinterpretasikan secara subyektif. à alam pengalaman setiap orang berbeda dari alam pengalaman oranglain.
  7. Eksistensialisme menekankan pentingnya kewajiban individu kepada sesama. Yang terpenting bukanlah apa yang didapat dari kehidupan, melainkan apa yang dapat diberikan individu kepada kehidupan.à Hidup individu akan bermakna hanya ketika melibatkan nilai-nilai dan pilihanyang konstruktif secara sosial.
  8. Pandangan eksistensialisme tentang intersubyektifitas digambarkan dalamdialog, pertemuan atau hubungan antara diri dengan orang lain (I – thou relationship). àreaksi oranglain penting bagi kita karena akan membentuk konsep diri kita dan membentuk pemuasan pada diri kita (growth needs).




Belum berminat? tak apa 😊 bantu kami dengan membagikan link ini ke teman, siapa tahu, justru mereka sedang mencari ini!
Posting Iklan 50 Situs